Haruskah Blog Menjadi Pusat dari Konten Strategi Anda?


Social Media Week

Social Media Week is a leading news platform and worldwide conference that curates and shares the best ideas and insights into social media and technology's impact on business, society, and culture.


Sebelum adanya pengaruh massive dari media sosial seperti sekarang, salah satu sumber yang dapat diandalkan untuk berkomunikasi dengan customer, followers, dan pengunjung adalah blog post.

Blog menjadi platform yang tepat bagi setiap individu dan penulis konten untuk berinteraksi dengan audience. Bloggers ―sebutan untuk penulis blog­― juga dapat menyediakan pendapat ahli, inspirasi, hiburan, instruksi, maupun prediksi untuk masa yang akan datang. Dalam suatu perusahaan, blog dibuat untuk menjalin dan menjaga hubungan dengan customer dan audience mereka.

Pengaruh yang Ditimbulkan Oleh Perubahan Platform Media Sosial

Perubahan yang ditimbulkan oleh platform media sosial memungkinkan kita untuk berbagi jenis konten. Contohnya, Twitter sangat tepat digunakan untuk berbagi konten singkat, seperti pengumuman, pengakuan, dan teaser.

Evolusi ini terus berlanjut hingga masyarakat menjadi lebih familiar dengan konten media sosial seperti Facebook dan Twitter, lalu dengan kemunculan Instagram dan Snapchat yang sangat ramah dalam konteks visualnya. Pengaruh terbesar dari keberadaan media sosial adalah kecepatan yang diberikan.

Mengubah Customer Expectation Berkaitan dengan Content Consumption

Twitterstorming, contohnya, digunakan sebagai perilisan konten informasi yang luas dan dipermudah dengan membagi informasi tersebut menjadi beberapa bagian, sehingga informasi tersebut lebih mudah dimengerti. Kecepatan post juga membuat proses pengoreksian suatu tulisan menjadi lebih mudah, yang tentunya dapat menjadi pilihan tepat bagi pihak-pihak yang ramah terhadap bisnis dibandingkan cara penulisan.

Outsourcing Publikasi dan Distribusi

Selain menggunakan media sosial tradisional untuk berbagi konten, banyak blogger yang menggunakan alternatif blog dan situs web standar untuk menerbitkan konten panjang mereka, seperti contohnya WordPress ataupun website publikasi yang dapat digunakan untuk penulisan konten yang memiliki konteks panjang. Saat ini situs seperti Huffington Post, Medium, dan LinkedIn memberikan kesempatan kepada blogger untuk membagikan konten mereka.

Hal ini disambut baik oleh para blogger mengingat platform besar seperti Huffington Post sudah memiliki ribuan akses. Kondisi ini menguntungkan berbagai macam bisnis untuk menjadikan situs tersebut sebagai tempat pendistribusian konten dan mendapatkan prospek.

Konten yang Tepat untuk Target yang Tepat

Banyak orang berpikir bahwa konten yang terlalu panjang akan sangat membosankan sehingga membuat para pembaca enggan menyelesaikannya. Namun, hal ini juga bergantung pada pembaca yang dituju dari suatu postingan blog. Seseorang yang menulis blog untuk segmen B2B harus mempertimbangkan konten yang lebih panjang, dikarenakan para audiens berpegang pada konten tersebut untuk menentukan suatu keputusan.

Tantangan untuk Bloggers

Blogging merupakan aktivitas berlangsung secara terus menerus dan tentunya akan ada hal baru yang menjadi pembelajaran bagi penulis blog tersebut. Jika awalnya sebuah blog hanya berisi sekumpulan artikel dan tulisan, selanjutnya bloggers dituntut mampu menyediakan video yang berkaitan dengan artikelnya, memberikan infografis, konten untuk live streaming, dan lainnya. Dengan perkembangan media dan website seperti saat ini, aktivitas blogging menjadi lebih dinamis dibandingkan sebelumnya.

Apakah Blogging Sudah Ditinggalkan?

Blogging tidak ditinggalkan, namun memang ditinggalkan oleh brand Anda. Tidak ada suatu kewajiban untuk menjadikan blog sebagai sentral dari konten marketing strategi Anda.

Di sisi lain tidak ada juga yang mengharuskan Anda untuk tidak memiliki blog sama sekali. Ada hal yang harus Anda pertimbangkan ketika blogging. Pertama, Anda mungkin belum bisa menarik orang sebanyak yang Anda harapkan, namun Anda harus ingat bahwa jika Anda tidak memberikan sentuhan yang dapat membuat blog Anda menarik, jika konten dari blog Anda tidak begitu bagus, dan Anda tidak mengoptimalkan konten Anda, justru konten Anda yang tidak mampu untuk mendekati para pembaca.

Permasalahan lainnya ketika apabila tidak ada yang bersedia untuk membaca kontennya. Oleh karena itu, mengunjungi pelanggan secara pribadi merupakan ide baik yang berpengaruh kepada analisis dan customer feedback Anda. Masalah yang terakhir tidak memiliki kaitannya dengan kualitas konten dan audiens Anda, namun mungkin terletak pada usaha promosi Anda yang biasa-biasa saja.

Walaupun aktivitas blogging tidak lagi ramai dibicarakan seperti 2 ataupun 3 tahun yang lalu, namun faktanya blogging masih mampu untuk menjadi salah satu dari strategi marketing Anda.



Anindya Hariandja

Jr. Business Development Officer, PT Merah Cipta Media

Anindyaweh

A newcomer who is currently learning more about digital marketing.



Want to write for Social Media Week?

We're looking for individuals around the globe to contribute articles on marketing, media, technology, and more.







Comments